Rabu, 12 Juni 2013

Jika dan Hanya Jika

Bersamamu, jika dan hanya jika bersamamu,
aku bisa, aku bertahan, aku mau.
Demi kita, jika dan hanya jika demi kita,
aku mau untuk bahagia, aku rela melepas tawa.
Tanpa kamu, jika dan hanya jika tanpa kamu,
tetap aku ada, namun dalam hampa.
Untuk kita, jika dan hanya jika untuk kita,
aku selalu bilang iya, aku selalu yakin mampu.
Dengan kamu, jika dan hanya jika dengan kamu,
aku ikhlas meneguk aliran kehidupan, yang terkadang pahit.
Tentang kita, jika dan hanya jika tentang kita,
aku akan menggoreskan pena kisah kasih pada lembar hati.
Untuk harirmu, jika dan hanya jika untuk hadirmu,
aku tulus membiarkan hilang waktuku.
Menuju masa depan kita, jika dan hanya jika masa depan denganmu,
aku bangga menggantung asa, setinggi bayang-bayang, setinggi batas pandang.
Karena senyawa dalam aku, tersusun atas kamu, aku, dan kita.

-nduk-

Senin, 20 Mei 2013

Sandiwara


kehidupan yang sesungguhnya adalah kemunafikan dan sandiwara,
seperti lagu yang pernah tenar oleh suara Nike Ardila "Panggung Sandiwara",
begitulah sesungguhnya diceritakan keadaan manusia yang sesungguhnya.

~http://musiklib.org/Achmad_Albar-Panggung_Sandiwara-Lirik_Lagu.htm~

Dunia ini panggung sandiwara
Cerita yang mudah berubah
Kisah Mahabarata atau tragedi dari Yunani
Setiap kita dapat satu peranan
Yang harus kita mainkan
Ada peran wajar ada peran berpura pura
Mengapa kita bersandiwara
Mengapa kita bersandiwara
Peran yang kocak bikin kita terbahak bahak
Peran bercinta bikin orang mabuk kepayang
Dunia ini penuh peranan
Dunia ini bagaikan jembatan kehidupan
Mengapa kita bersandiwara
Mengapa kita bersandiwara
Dunia ini penuh peranan
Dunia ini bagaikan jembatan kehidupan
Mengapa kita bersandiwara

   ***     ***     ***

Dunia ini panggung sandiwara, ceritaya mudah berubah,,,
sandiwara yang sesungguhnya adalah kehidupan sehari-hari.
manusa tidak pernah menjadi apa adanya dirinya ketika berproses dalam kehdupan sehari-hari,
begitu kenyataannya.
para pelajar,,,
harus ikut apa kata guru, sama saja antara sekolah formal dan home schooling, ada pemandu.
para mahasiswa yang selalu ingin memenuhi kemauan dosen, atau para karyawan yang selalu ingin terlihat baik dimata atasan.
iya, mereka menjadi diri mereka sendiri, tetapi lihat saja!
apakah mereka benar-benar menjadi diri sendiri???
iyakah seorang selalu ingin kepuasan diri sendiri saja??

Ada peran wajar, ada peran pura-pura,,,
peran wajar, sewajar para pejabat korupsi?
sewajar para generasi bangsa tidur di kelas?
sewajar para anggota DPR tidur dalam sidang?
peran pura-pura,
pura-pura menjadi malaikat,,,
menjelma menjadi penlong,,,
menampakkan diri sebagai pahlawan,,,
mereka itukah? yang di belakang justru mengeruk keuntungan diri sendiri?


Mari bercermin,,,,

Selasa, 16 April 2013

dandelion


Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Asterales
Famili:Asteraceae
Genus:Taraxacum


Randa Tapak atau Dandelion adalah bagian dari Taraxacum, sebuah genus besar dalam keluarga Asteraceae. Nama Randa Tapak sendiri biasa digunakan untuk merujuk kepada sebuah tumbuhan yang memiliki "bunga" yang memiliki "bunga-bunga" kecil yang terbang ditiup angin. Asal asli dari tumbuhan ini adalah Eropa dan Asia, namun sudah menyebar ke segala tempat. Yang disebut sebagai bunga dari tumbuhan ini menjadi semacam jam hayati yang secara teratur melepaskan banyak bijinya. Biji-biji ini sesungguhnya adalah buahnya.  (http://id.wikipedia.org/wiki/Randa_Tapak)

Dandelion,,,






terkesan rapuh,,,
bukan,,, hanya mengikuti arus angin. 
Dandelion yang telah memutih terbang bersama hembusan angin, mengikuti kemanapun angin melaju. 
jika sampai pada tempatnya terhenti, dandelion tetap akan berhenti. mengikuti musim dimana ia berhenti. ya,,, hanya begitu....
suatu saat nanti, aku ingin seperti dandelion. terbang bersama angin,,, terbang mengikuti laju angin,,, dan berhenti pada titik pemberhentian yang ditentukan angin...
berhenti untuk menyatu dengan musim, berpadu dengan unsur hara, berakar, tumbuh, dan berbunga.

suatu saat nanti, dandelion akan berproses, menjadi taman dandelion.
bukan sekedar mengkuti arus angin, tetapi menikmati dan memberi tebaran serbuknya.

suatu saat anti, aku akan terbang, mengikuti arus angin, untuk menggapai mimpi, menebar kebahagiaan :)